Analisis Pengaruh Work-Life Balance, Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Retensi Karyawan

Authors

  • Dian Septianti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tridinanti, Palembang, Sumatera Selatan
  • Nyayu Khairani Putri Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tridinanti, Palembang, Sumatera Selatan
  • Ajeng Dwi Lestari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tridinanti, Palembang, Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.52333/strategi.v16i1.1852

Keywords:

Work-Life Balance, Lingkungan Kerja Fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Retensi Karyawan

Abstract

The increasingly competitive industry demands companies to retain their best talent through effective employee retention strategies. This study aims to analyze in depth the influence of work-life balance, physical work environment, and non-physical work environment on employee retention through a theoretical approach and literature review. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of library research on various relevant literature. The results of the analysis indicate that work-life balance is an important factor in creating employee psychological comfort. In addition, an ergonomic physical work environment and a supportive non-physical work environment such as harmonious working relationships and effective communication have been shown to play a significant role in increasing employee loyalty and reducing employee turnover intention. Overall, optimal integration between work-life balance, physical work environment, and non-physical work environment is the key to organizational success in creating a sustainable employee retention strategy.

Abstrak 

Adanya persaingan industri yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk mampu mempertahankan talenta terbaiknya melalui strategi retensi karyawan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh work-life balance, lingkungan kerja fisik, dan lingkungan kerja non-fisik terhadap retensi karyawan melalui pendekatan teoritis dan kajian literatur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka (library research) terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa work-life balance merupakan faktor penting dalam menciptakan kenyamanan psikologis karyawan. Selain itu, lingkungan kerja fisik yang ergonomis serta lingkungan kerja non-fisik yang suportif seperti hubungan kerja yang harmonis  dan komunikasi yang efektif terbukti berperan signifikan dalam meningkatkan loyalitas serta menurunkan keinginan karyawan untuk berpindah kerja (turnover intention). Secara keseluruhan, integrasi yang optimal antara work-life balance, lingkungan kerja fisik, dan lingkungan kerja non-fisik menjadi kunci keberhasilan organisasi dalam menciptakan strategi retensi karyawan yang berkelanjutan.

References

Afandi. (2018). Pengaruh Lingkungan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Unit Pelaksana Teknis Latihan Kerja. Ekonomi Bisnis, 13–18.

Akila. 2012. A study on employee retention among executives at BGR energy systems I.TD, Chennai. International Journal of Marketing, Financial Services & Management Research, 1 (9), pp: 18-32.

Alex S dan Nitisemito. 2016. Manajemen Personalia (Manajemen Sumber Daya Manusia). Edisi Kelima. Cetakan Keempat Belas. Ghalia.

Alzaid, D. &Dukhaykh, S. (2023). Employer Branding and Employee Retention in the Banking Sector in Saudi Arabia: Mediating Effect of Relational Psychological Contracts, Sustainability (Switzerland), 15(7), 1-14.

Asri, D. H. (2021). Analisis Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Retensi Karyawan Pada Perusahaan Ekspedisi di Batam, Journal of Global Business and Management Review, 3 (2), 16-30.

Cahyani, E., & Septianti, D. (2019). Analisis Pengaruh Kompetensi, Lingkungan Kerja Non Fisik dan Rewards Terhadap Kinerja Kerja Karyawan. Jurnal Kompetitif, 8(2).

Darmika, N. A., & Sriathi, A. A. (2019). Pengaruh Pengembangan Karier, Komitmen Organisasional dan Perceived Organizational Support Terhadap Retensi Karyawan.

Edwin. 2012. Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja serta Dampaknya Terhadap Retensi Karyawan Pada PT Lion Wings. pp: 1-31.

Fatima. (2011). Does Employee Retention Affect Organizational Competence. Industrial Engineering Letters. Industrial Engineering Letters, 1 (1). 24-39.

Gulzar, S., Advani, A., & Jalees, T. (2017). The impact of Performance Apraisal on Employee Retention: A study on Banking Sector of Pakistan. Journal of independent Studies & Research: Management & Social Sciences & Economics, 15(1), 85-101.

Hasanah, D. A., & Wiguna, M. (2026). Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Loyalitas Kerja Terhadap Retensi Karyawan di PT Masshima Jaya Makmur Tangerang. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 4(2), 1135-1149.

Jelita, S. P., & Srimulyani, V. A. (2022). Dampak Pengembangan Karir dan Lingkungan Kerja Terhadap Peningkatan Retensi Karyawan. JRMA: Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 10(2), 153-162.

Hafanti, Oktina., Rahman Lubis dan Hafasnudi. 2015. Pengaruh Kompensasi, lingkungan kerja dan Desain Tugas Terhadap Kepuasan Kerja dan Dampaknya Terhadap Retensi Karyawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Aceh. Jurnal Manajemen Pasca Universitas Syiah Kuala, 4 (1), pp: 164-173.

Hidayat, M., Hadi, P., & Ishaq, R. M. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Employee Performance Pada Pegawai Ditjen Pajak di Jakarta. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 9(7), 2704.

Hutcheson, Peggy G. 2012. Work-Life Balance Book 1. E-books. U.S.A copyright: IEEE-USA

Khoirunnisa, S. (2024). Pengaruh supportive work environment, work-life balance, dan budaya organisasi terhadap retensi karyawan (Survey terhadap karyawan Yayasan Pendidikan Islam At-Tartil Sukabumi). COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(4), 9112-9121.

Khristian, S., Kirana, K. C., & Septyarini, E. (2022). Pengaruh Pelatihan Kerja dsan Penghargaan serta Lingkungan Kerja Fisik Terhadap Retensi Karyawan (Studi Pada CV Sumber Anugrah). Scientific Journal of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 5(4), 1055-1061.

Kwenin, Daisy Ofosuhene. 2013. Relationship Between Work Environment, Career Development Opportunities and Employee Retention in Vodafane Ghana Limited. Journal Of Human Resource Management, 1 (4), pp: 1-9.

Mathis Robert L., Jackson John H. 2006. Human Resource Management, alih bahasa. Salemba Empat. Jakarta.

Novyantari, A. P. N., & Sujadi, D. (2024). Pengaruh Kepuasan Kerja, Pengembangan Karir dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Retensi Karyawan Pada PT. Bali Utama Cakrawala Kuta-Bali. Journal Research of Management, 6(1), 120-133.

Nurmalitasari, S., & Andriyani, A. (2021). Pengaruh pelatihan, pengembangan karier, work life balance terhadap retensi karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel pemediasi (Studi pada karyawan tetap PT. BPR Restu Artha Makmur Kota Semarang). Diponegoro Journal of Management, 10(4).

Prasetya, Wibawa., Yoseph Stepanus Suryono. 2014. Kajian Empiris Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Retensi Karyawan (Studi Kasus : Pada PT. KMK Global Sport). Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST). h: 179-188.

Rahmawanti, N.P., B. Swasto, dan A. Prasetya. 2014. Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (Studi pada karyawan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Malang Utara). Jurnal Administrasi Bisnis. 8(2): pp:1-9.

Sedarmayanti. (2020). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Cetakan kedua. Bandung: CV. Mandar Maju

Sedarmayanti. 2011. Tata Kerja dan Produktivitas Kerja: Suatu Tinjauan dari Aspek Ergonomi atau Kaitan Antara Manusia dengan Lingkungan Kerjanya. Cetakan Ketiga. Bandung: Mandar Maju.

Septianti, D., Putri, N. K., & Rani, S. (2025). Analisis pengaruh lingkungan kerja dan pengembangan karir terhadap kepuasan kerja karyawan. Strategi, 15(1), 11-20.

Shockley, K. M., Smith, C. R., & Knudsen, E. A. (2017). The impact of work–life balance on employee retention. The Wiley Blackwell handbook of the psychology of recruitment, selection and employee retention, 7(1),513-543.

Srimulyani, V. A. (2020). Talent management dan Konsekuensinya Terhadap Employee Engagement dan Employee Retention. Jurnal Inovasi Bisnis dan Manajemen Indonesia.

Sumarni Murti. 2011. Pengaruh Employee Retention Terhadap Turnover Intention dan Kinerja Karyawan. Jurnal Akuntansi dan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Yogyakarta. Vol. 8.

Supardi. (2003). Kinerja Karyawan. Jakarta: Ghalia.

Sutherland, M., & Jordaan, W. (2004). Factors affecting the retention of knowledge workers. SA Journal of Human Resource Management, 2(2), 55-64.

Taiwo. (2010). The Influence of Work Environment on Workers Productivity: A Case of Selected Oil and Gas Industry in Lagos, Nigeria. African Journal of Business Management, 4 (3). 299-307.

Wicaksana, S. A. (2021). Manajemen pengembangan talenta. Dd Publishing.

Widyastuti, R., Indiworo, R. H. E., & Setyorini, N. (2025). Pengaruh Work-Life Balance, Fleksisilitas Kerja dan Reward Terhadap Retensi Karyawan (Studi Kasus Pada CV. Dua Roda Garam Juwana). J-Esa (Jurnal Ekonomi Syariah), 8(2), 223-233.

Wursanto, Ignasius. 2009. Dasar-Dasar Ilmu Organisasi. Edisi dua. Yogyakarta: Andi.

Yohanes Ronaldo Ngazo, & Honorata Ratnawati Dwi Putranti. (2022). Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik dan Kompensasi Terhadap Retensi Karyawan di PT Kharisma Asia Makmur. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(2), 11–29.

Zainee, I. A. & Puteh, F. (2020). Corporate social responsibility impact on talent retention among Generation Y. Revista de Gestao, 27 (4), 369-392.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Dian Septianti, Nyayu Khairani Putri, & Ajeng Dwi Lestari. (2026). Analisis Pengaruh Work-Life Balance, Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Retensi Karyawan. Strategi, 16(1), 59–70. https://doi.org/10.52333/strategi.v16i1.1852