Pendapatan Usahatani Padi secara Mekanis dan Tradisional di Desa Sumber Mekar Mukti Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin
DOI:
https://doi.org/10.52333/trisepa.v3i2.1824Keywords:
Usahatani Padi, Pendapatan dan PerbandinganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen biaya, mengetahui pendapatan, membandingkan pendapatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih sistem mekanis dan sistem tradisional pada usahatani padi di Desa Sumber Mekar Mukti Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Metode penarikan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah stratifed sampling. Jumlah sampel yang ditetapkan sebesar 82 petani yang terdiri dari 70 petani sistem mekanis dan 12 petani sistem tradisional. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata total biaya sistem mekanis sebesar Rp 15.783.611/Ha dengan rata-rata pendapatan Rp 24.890.948/Ha, sedangkan sistem tradisional rata-rata total biaya sebesar Rp 11.184.316/Ha dengan rata-rata pendapatan Rp 12.248.184/Ha. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berati terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara sistem mekanis dan sistem tradisional. Faktor utama petani memilih sistem mekanis adalah waktu pengerjaan lebih cepat dan penggunaan tenaga kerja lebih sedikit, sedangkan petani memilih sistem tradisional karena kondisi lahan tidak memungkinkan untuk penggunaan alat dan mesin pertanian
References
Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan.2025.Luas Panen,Produksi dan Produktivitas Padi Provinsi Sumatera Selatan.https://sumsel.bps.go.id/id/statistics Tabel/3/WmpaNk1YbGFjR0pOUjBK YWFIQlBSU3MwVHpOVWR6MDkjMw==/luas-panen--produktivitas--dan-produksi-padi-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-Sumatera-Selatan--2024.html?year=2024.[diakses tanggal 24 Oktober 2025]
Bangkole, F. S., Pellokila, M. R., & Tameno, N. (2024). Analisis Peran Sektor Pertanian dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Regional Kecamatan Kupang Barat. Journal of Business Finance and Economic (JBFE), 5(2), 333-343.
Neraca. (2025). FAO prediksi produksi beras Indonesia capai 35,6 juta ton. https://www.neraca.co.id/article/221290/fao-prediksi-produksi-beras-indonesia-capai-356-juta-ton. [diakses tanggal 24 Oktober 2025]
Rumawas, V. V., Nayoan. H., & Kumayas. N. (2021). Peran Pemerintah dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan (Studi Dinas Ketahanan Pangan Minahasa Selatan). Jurnal Governance, 1(1), 1-12.
