The Optimalisasi Produksi UMKM Tas Menggunakan Metode Heijunka dan SMED
Keywords:
Heijunka, SMED, Lean Manufacturing, ProduktifitasAbstract
UMKM produsen tas menghadapi tantangan dalam proses produksi seperti waktu setup yang lama, ketidakseimbangan beban kerja, dan penumpukan persediaan, yang menurunkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan proses produksi dengan menerapkan metode Heijunka dan Single Minute Exchange of Dies (SMED) sebagai bagian dari pendekatan Lean Manufacturing. Analisis dilakukan secara kuantitatif berdasarkan data aktual produksi tiga jenis tas selama 27 hari kerja dengan 13 tenaga kerja dan waktu kerja 8 jam per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Heijunka mampu meratakan variasi produksi menjadi kombinasi harian 30 unit Tas A, 33 unit Tas B, dan 14 unit Tas C sehingga aliran kerja lebih stabil dan overproduction dapat ditekan. Penerapan SMED berhasil mengurangi waktu setup dari 1.560 menit menjadi 327,6 menit per bulan atau efisiensi sebesar 79%, serta menurunkan nilai utilisasi dari 105,36% menjadi 102,6%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi metode Heijunka dan SMED efektif meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan stabilitas proses produksi UMKM tas tanpa memerlukan investasi besar, serta membantu perusahaan memenuhi permintaan pelanggan secara tepat waktu.
Kata Kunci:
Heijunka, SMED, Lean Manufacturing, Efisiensi Produksi, Produktifitas, UMKM tas





