Minimalisasi Downtime Mesin Peeling Conveyor Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Di PT XYZ

Authors

  • Efa Ranggata Dewi Universitas Bojonegoro, Fakultas Sains dan Teknik
  • Rizky Stighfarrinata Universitas Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.52333/jietri.v4i01.1671

Keywords:

downtime, peeling conveyor, FMEA, RPN

Abstract

Downtime Mesin Peeling Conveyor pada proses produksi Frozen di PT XYZ menurunkan efisiensi proses produksi. Dalam penelitian ini metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan  untuk mengidentifikasi,  menganalisis,  dan  mengevaluasi  potensi  kegagalan pada 28 unit komponen mesin. Metode ini dilakukan dengan menganalisis Tingkat Severity, Occurence, dan Detection berdasarkan data historis perbaikan Mesin Peeling Conveyor. Komponen tanpa kegagalan historis, estimasi tingkat kegagalan dihitung menggunakan pendekatan Poisson 95% CI agar tetap mempertimbangkan risiko potensial. Hasil penelitian menunjukkan nilai RPN komponen berada pada rentang 8 hingga 80, yang seluruhnya termasuk kategori pemeliharaan korektif. Komponen dengan RPN tertinggi adalah Gear box raw, Belt Conveyor finish, Sprocket Belt finish, dan Bearing AS Conveyor. Hasil ini menjadi dasar prioritas perawatan untuk meminimalkan downtime dan meningkatkan keandalan mesin.

Author Biography

Rizky Stighfarrinata, Universitas Bojonegoro

Dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bojonegoro

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Dewi, E. R., & Stighfarrinata, R. (2026). Minimalisasi Downtime Mesin Peeling Conveyor Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) Di PT XYZ. JIeTri : Journal of Industrial Engineering Tridinanti, 4(01), 21–30. https://doi.org/10.52333/jietri.v4i01.1671