Pengaruh Penelitian Dan Pengembangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui Kinerja Aparatur BPKAD Provinsi Sumatera Selatan

Authors

  • Nurul Khafizah STIKES Abdurahman, Palembang, Sumatera Selatan
  • Dita Marisa Putri Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Bala Putra Dewa, Palembang, Sumatera Selatan

DOI:

https://doi.org/10.52333/kompetitif.v15i1.2006

Keywords:

Akuntabilitas, Kinerja Aparatur, Pengelolaan Keuangan Daerah, Penelitian dan Pengembangan

Abstract

Accountability in regional financial management is a crucial indicator of good governance, reflecting transparency and public trust. Nevertheless, its implementation still faces challenges, particularly related to officials’ limited capacity and insufficient innovation in financial management processes. This study aims to examine the influence of research and development (R&D) on the accountability of regional financial management, with officials’ performance as a mediating variable at the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) of South Sumatra Province. This study employs a quantitative correlational approach. The population consists of 80 BPKAD officials, with 45 respondents selected through simple random sampling. Primary data were collected using questionnaires and structured interviews, while secondary data were obtained from official documents, including financial reports and policy archives. Data analysis techniques include validity and reliability testing, descriptive statistics, multiple regression analysis, and mediation testing using SmartPLS software. The results indicate that research and development has a positive effect on officials’ performance, officials’ performance significantly influences regional financial management accountability, and research and development directly enhances accountability. In addition, officials’ performance is proven to mediate the relationship between research and development and financial accountability. These findings demonstrate that strengthening R&D activities improves accountability both directly and indirectly through enhanced officials’ performance

Abstrak

Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah merupakan indikator penting tata kelola yang baik, mencerminkan transparansi dan kepercayaan publik. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, terutama terkait dengan kapasitas pejabat yang terbatas dan kurangnya inovasi dalam proses pengelolaan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penelitian dan pengembangan (R&D) terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dengan kinerja pejabat sebagai variabel mediasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan korelasi kuantitatif. Populasi terdiri dari 80 pejabat BPKAD, dengan 45 responden dipilih melalui sampling acak sederhana. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen resmi, termasuk laporan keuangan dan arsip kebijakan. Teknik analisis data meliputi pengujian validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif, analisis regresi berganda, dan pengujian mediasi menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian dan pengembangan memiliki dampak positif terhadap kinerja pejabat, kinerja pejabat secara signifikan mempengaruhi akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dan penelitian dan pengembangan secara langsung meningkatkan akuntabilitas. Selain itu, kinerja pejabat terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara penelitian dan pengembangan dengan akuntabilitas keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kegiatan penelitian dan pengembangan meningkatkan akuntabilitas baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kinerja pejabat.

References

Ahmad, F. R., & Wati, I. R. (2024). Pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) melalui komitmen afektif sebagai variabel intervening. Jurnal Litbang, 20(1), 8-10..

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2022). Laporan hasil pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah Provinsi Sumatera Selatan. BPK RI.

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2023). Laporan Dina Keuangan hasil pemeriksaan tingkat kepatuhan pelaporan keuangan daerah Provinsi Sumatera Selatan. BPK RI

Creswell, J. W. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Damanpour, F. (1991). Organizational innovation: A meta-analysis of effects of determinants and moderators. Academy of Management Journal, 34(3).

Dwiyanto, A. (2018). Reformasi birokrasi dan good governance: Kasus Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Efendi, D., & Frinaldi, A. (2024). Kinerja aparatur dan akuntabilitas birokrasi publik: Analisis empiris pada pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(1), 45–58.

Efendi, T., & Frinaldi, A. (2024). Inovasi sebagai Pilar Reformasi Birokrasi: Kajian Peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Organisasi Sektor Publik. Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 2(4), 630-639.

Ghozali, I., & Kusumadewi, K. (2023). Partial Least Squares: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 4.0. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, et.al., (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.

Hakim, dkk., (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah: Studi pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Payakumbuh. Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi, 3(2), 185–204.

Halim, Abdullah, dan Muhammad Syam Kusufi. 2014. Teori, Konsep, dan Aplikasi Akuntansi Sektor Publik . Jakarta: Salemba Empat.

Hilmawan, dkk., (2023). Inovasi birokrasi dan peran penelitian dan pengembangan (R&D) dalam meningkatkan kinerja aparatur publik. Jurnal Inovasi Pemerintahan Daerah, 9(2), 101–115.

Nazir, M. (2021). Metode penelitian. Ghalia Indonesia.

Putra, A. R., & Sari, D. P. (2021). Pengaruh inovasi dan pengembangan SDM terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik, 12(2), 45–58.

Putra, D., & Sari, R. (2021). Pengaruh kinerja aparatur terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi Publik, 9(2), 85–96.

Putra, F. R. A., & Wati, I. R. (2024). Pengaruh penelitian dan pengembangan terhadap kinerja aparatur dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Inovasi Pemerintahan Daerah, 12(1), 55–68.*

Romzek, B. S., & Dubnick, M. J. (1987). Accountability in the public sector: Lessons from the Challenger tragedy. Public Administration Review, 47(3), 227–238.

Sande, P. 2013. "Pengaruh Penyajian Laporan Keuangan dan Aksesibilitas Laporan Keuangan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah". Artikel skripsi.

Sari, D., & Abdullah, A. (2021). Audit opinion and accountability of local government financial management in Indonesia. Asian Journal of Accounting Research, 6(2), 108–120.

Sari, R. P., dkk., (2023). Pengaruh kinerja aparatur pemerintah daerah dan pengelolaan keuangan daerah terhadap penerapan good governance (Studi kasus di Kecamatan Koto XI Tarusan). Ekonomika Publik: Jurnal Akuntansi dan Administrasi, 11(2), 34–47.

Sedarmayanti. (2020). Good governance: Kepemerintahan yang baik dalam rangka otonomi daerah. Mandar Maju

Soete, L., et.al., (2021). Economic impact of public R&D: An international perspective. Industrial and Corporate Change, 31(1), 1–20.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Bank. (2020). World development report 2020: Trading for development in the age of global value chains. World Bank Publications

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Nurul Khafizah, & Dita Marisa Putri. (2026). Pengaruh Penelitian Dan Pengembangan Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah Melalui Kinerja Aparatur BPKAD Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Kompetitif, 15(1), 18–32. https://doi.org/10.52333/kompetitif.v15i1.2006