Jurnal Desiminasi Teknologi https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi <p><strong>JOURNAL INFORMATION</strong></p> <table class="data" style="height: 249px; width: 100%;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>Journal title</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>Jurnal Desiminasi Teknologi</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>Initials</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>Destek</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>ISSN Online</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>2503 5398</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>ISSN Print</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>2303 212X</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>Frequency</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>2 issues per year (January, July)</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>DOI</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>10.52333</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 33px;" width="30%"><strong>Publisher</strong></td> <td style="height: 33px;" width="80%"><strong>Fakultas Teknik Universitas Tridinanti </strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 28px;" width="30%"><strong>Subject Areas</strong></td> <td style="height: 28px;" width="80%"><strong>Engineering</strong></td> </tr> <tr style="height: 28px;" valign="top"> <td style="height: 20px;" width="30%"><strong>Citation Analysis</strong></td> <td style="height: 20px;" width="80%"><strong>Google Scholar | Dimension |DOAJ | Others</strong></td> </tr> </tbody> </table> <p>Destek : Journal of Dissemination of Technology is a journal that contains articles and scientific work as a result of research by lecturers and or students of the Faculty of Engineering which is published periodically 2 (two) times per year by the Faculty of Engineering, University of Tridinanti.</p> <div id="tabs-1"> </div> Fakultas Teknik Universitas Tridinanti en-US Jurnal Desiminasi Teknologi 2303-212X ANALISIS GANGGUAN TEGANGAN PADA SISTEM DISTRIBUSI LISTRIK DI PT HOKTONG PALEMBANG https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2021 <p>Transformator merupakan komponen vital dalam Sistem distribusi listrik merupakan bagian penting dalam penyaluran energi listrik dari gardu distribusi ke konsumen. Dalam proses penyaluran tersebut sering terjadi gangguan tegangan yang dapat mempengaruhi kualitas daya listrik, seperti voltage sag dan voltage swell. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan tegangan pada sistem distribusi listrik di PT Hoktong Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis berdasarkan data pengukuran tegangan pada sistem distribusi yang terhubung dengan transformator berkapasitas 2000 kVA. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data pengukuran tegangan, diperoleh bahwa nilai voltage sag terbesar terjadi pada pukul 14.00 sebesar 2,5%, sedangkan nilai voltage swell terbesar terjadi pada pukul 12.00 dan 16.00 sebesar 2,5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi fluktuasi tegangan pada sistem distribusi listrik yang disebabkan oleh perubahan beban pada jaringan distribusi.</p> Angga Andriansyah Letifa Shintawaty Dina Fitria Copyright (c) 2026 Letifa Shintawaty, Angga Andriansyah, Dina Fitria https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 84 88 ANALISIS KUALITAS AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE ANOVA https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2023 <p>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas air bersih berdasarkan parameter pH, <em>Total Dissolved Solids </em>(TDS) serta kandungan logam besi (Fe) dan mangan (Mn). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai masing-masing parameter kualitas air, menilai kesesuaiannya dengan standar baku mutu air minum berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492 Tahun 2010 serta menganalisis perbedaan kualitas air antar cabang distribusi menggunakan metode <em>Analysis of Variance </em>(ANOVA). Data penelitian diperoleh dari hasil pengujian laboratorium pada 20 titik distribusi yang tersebar di empat cabang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai pH berkisar antara 6,7–7,6, TDS antara 421–494 mg/L, kandungan Fe antara 0,2–0,3 mg/L, dan Mn antara 0,06–0,10 mg/L, yang secara umum masih berada dalam batas baku mutu. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi &lt; 0,05 yang menandakan adanya perbedaan kualitas air yang signifikan antar cabang distribusi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas air secara umum memenuhi standar, tetap terdapat variasi kualitas air yang perlu mendapat perhatian melalui pengawasan dan pengelolaan distribusi secara berkelanjutan.</p> Rafi Gunawan Faizah Suryani Tolu Tamalika Copyright (c) 2026 Faizah Suryani; Tolu Tamalika, Rafi Gunawan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 89 97 PENGARUH VARIASI LAJU ALIRAN UDARA BLOWER TERHADAP EFISIENSI PEMBAKARAN PADA KOMPOR OLI https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2020 <p>Pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar alternatif merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi dari limbah yang masih memiliki nilai kalor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aliran udara blower terhadap efisiensi pembakaran pada kompor berbahan bakar oli bekas. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan variasi kecepatan udara blower sebesar 1,6 m/s, 1,8 m/s, dan 2,0 m/s. Parameter yang diamati meliputi massa bahan bakar, laju aliran massa udara, air-fuel ratio (AFR), energi panas bahan bakar, energi panas yang diserap air, waktu pembakaran, dan efisiensi termal kompor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan udara blower menyebabkan konsumsi bahan bakar menurun dari 0,055624 kg menjadi 0,036810 kg dan waktu pembakaran berkurang dari 807 detik menjadi 460 detik. Nilai AFR yang diperoleh berada pada kisaran 14,93–16,37 yang menunjukkan ketersediaan udara yang cukup untuk mendukung proses pembakaran. Efisiensi termal kompor meningkat seiring bertambahnya kecepatan udara blower, yaitu dari 11,71% pada kecepatan 1,6 m/s menjadi 13,44% pada 1,8 m/s dan mencapai nilai tertinggi sebesar 17,73% pada kecepatan 2,0 m/s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju aliran udara blower berpengaruh signifikan terhadap kinerja pembakaran kompor oli bekas. Kecepatan udara 2,0 m/s menghasilkan kondisi pembakaran terbaik dengan efisiensi termal tertinggi dan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah.</p> Rita Maria Veranika Martin Luther King Pramadhony Jumain Copyright (c) 2026 Jumain, Rita Maria Veranika; Martin Luther King https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 98 104 BEYOND THE DOOR: PINTU BUKAN SEKEDAR PINTU, MENGUNGKAP TIGA LAPIS FUNGSI YANG TERABAIKAN DALAM BANGUNAN GEDUNG https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2022 <p>Pintu merupakan salah satu elemen bangunan yang paling sering digunakan, namun sering dipahami hanya sebagai elemen akses dan pembatas ruang. Padahal berbagai regulasi dan standar teknis di Indonesia menempatkan pintu sebagai bagian penting dari sistem aksesibilitas, keselamatan kebakaran, dan keandalan bangunan gedung. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengelaborasi, dan mengharmonisasikan persyaratan pintu yang tersebar dalam Permen PU No.30/PRT/M/2006, SNI 03-1735-2000, SNI 03-1736-2000, Permen PU No.26/PRT/M/2008, Permen PUPR No.14/PRT/M/2017, dan PP No.16 Tahun 2021. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi regulasi, analisis komparatif, dan sintesis konseptual terhadap berbagai ketentuan yang berkaitan dengan pintu pada bangunan gedung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama bukan terletak pada kurangnya regulasi, melainkan pada fragmentasi pengaturan dan belum terintegrasinya pemahaman antara regulasi, desain, dan perilaku pengguna. Penelitian ini mengusulkan konsep Three Layers of Door Function yang terdiri atas fungsi regulatif, fungsi arsitektural, dan fungsi perilaku sebagai kerangka untuk memahami kompleksitas fungsi pintu secara lebih utuh. Berdasarkan konsep tersebut dikembangkan Door Compliance Framework sebagai model evaluasi pintu yang mengintegrasikan kepatuhan regulatif, kualitas desain, dan perilaku pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pintu tidak dapat dinilai hanya dari satu perspektif, melainkan harus dipahami sebagai hasil harmonisasi antara regulasi, arsitektur, dan perilaku pengguna dalam satu sistem bangunan yang utuh</p> Ramadisu Mafra Zulfikri Riduan Copyright (c) 2026 Ramadisu Mafra; Zulfikri, Riduan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 105 116 IDENTIFIKASI TINGKAT PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENERAPAN KOMPOR BRIKET RAMAH LINGKUNGAN DI KELURAHAN SUKAJAYA KECAMATAN SUKARAMAI https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2018 <p>Kebutuhan energi rumah tangga dan UMKM yang terus meningkat memerlukan solusi energi yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap kompor briket batubara di Kelurahan Sukajaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, dan kuesioner. Hasil menunjukkan 81,3% responden mengenal briket sebagai energi alternatif, namun hanya 43,8% memahami penggunaannya dengan benar, dan 31,3% menggunakannya secara rutin. Meskipun dinilai hemat biaya dan lebih ramah lingkungan, kendala utama terletak pada distribusi dan kebiasaan penggunaan. Secara keseluruhan, kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan menunjukkan potensi tinggi penerimaan teknologi, namun memerlukan pendampingan lanjutan untuk keberlanjutan implementasi</p> <p>&nbsp;</p> Dwi Wahyu Hardiyanto M. Taufik Toha M. Ragil Al Azhar M. Imam Ramadhan Hendrik Jimmyanto Copyright (c) 2026 Dwi Wahyu Hardiyanto, M. Taufik Toha; M. Ragil Al Azhar, M. Imam Ramadhan, Hendrik Jimmyanto https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 117 122 PENERAPAN LEAN MANUFACTURING PADA PROSES PRODUKSI DENGAN METODE VALUE STREAM MAPPING https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2031 <p>PT. BPKS merupakan perusahaan yang memproduksi buis beton, namun masih menghadapi permasalahan berupa aktivitas tidak bernilai tambah (<em>waste</em>) dan produk reject yang memengaruhi efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis waste, menganalisis penyebab produk reject, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan pendekatan <em>Lean Manufacturing</em> dan <em>Value Stream Mapping</em> (VSM). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pengukuran waktu proses produksi. Analisis dilakukan menggunakan <em>Current State Value</em> <em>Stream Mapping</em>, <em>Process Activity Mapping</em> (PAM), <em>Fishbone Diagram</em>, dan <em>Future State Value Stream Mapping</em>. Hasil penelitian menunjukkan <em>waste</em> dominan terjadi pada aktivitas penyimpanan, pemadatan, pemeriksaan kelembaban, dan <em>finishing</em>. Sebelum perbaikan, total waktu proses produksi mencapai 232 menit dengan <em>Process Cycle Efficiency</em> (PCE) sebesar 86,2%. Usulan perbaikan berupa penerapan <em>check sheet</em> inspeksi, standardisasi kerja, sistem <em>First In First Out</em> (FIFO), dan penataan area penyimpanan. Setelah perbaikan, waktu produksi menurun menjadi 210,71 menit dan produk <em>reject</em> berkurang dari 5,57% menjadi 3,10%, sehingga efisiensi proses produksi meningkat.</p> Devie Oktarini Azhari Copyright (c) 2026 Devie Oktarini, Azhari https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 123 129 ANALISIS GEOKIMIA UNTUK MENENTUKAN POTENSI PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG (AAT) PADA OVERBURDEN BATUBARA DI PT. BUMI MERAPI ENERGI https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2037 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pembentukan Air Asam Tambang (AAT) pada <em>overburden</em> batubara di PT. Bumi Merapi Energi, Lahat, Sumatera Selatan. AAT terbentuk akibat paparan udara dan air pada <em>overburden</em> yang mengandung mineral sulfida, sehingga membahayakan lingkungan. Untuk mencegahnya, langkah penting yang dilakukan adalah mengidentifikasi material pembentuk asam (Potential Acid-Forming/PAF) dan non asam (Non Acid-Forming/NAF). Metodologi penelitian menggunakan analisis geokimia terhadap empat sampel <em>overburden</em> (batulempung, batupasir, batulempung karbonan, dan batulanau) menggunakan teknik grab sampling. Sampel diuji secara statis, meliputi pH slurry, total sulfur, Acid Neutralization Capacity (ANC), dan Net Acid Generation (NAG). Klasifikasi material sebagai PAF atau NAF didasarkan pada metode Net Acid Producing Potential (NAPP) dan Net Acid Generation (NAG). Hasil pengujian menunjukkan keempat sampel batuan tergolong material PAF. Meskipun batupasir dan batulanau memiliki nilai ANC tertinggi (25,16) dibandingkan batulempung dan batulempung karbonan (12,41). Kemampuan penetralan asam yang minim berpotensi memicu terbentuknya AAT di area penelitian.</p> Iqbal Armanda Aprilliana Dania Rizkie Copyright (c) 2026 Iqbal Armanda, Aprilliana, D Rizkie https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-07-30 2026-07-30 130 134 STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH BESAR HAMBATAN LUAR KUMPARAN TERHADAP KINERJA MOTOR DC https://ejournal.univ-tridinanti.ac.id/index.php/Desiminasi/article/view/2065 <p>Hambatan luar merupakan beban eksternal diluar sumber tegangan yang membatasi arus atau mengatur kecepatan dan kinerja pada motor DC, jika hambatan luar ditambah akan menurunkan arus jangkar, torsi motor, kecepatan dan efisiensi motor juga menurun. Tujuan penelitian ini adalah studi eksperimental pengaruh besar tahanan geser terhadap nilai arus dan tegangan listrik. Metode penelitain dengan melakukan uji coba rangkaian hambatan luar pada beban uji motor DC dengan daya 25 Watt dengan menggunakan tahanan geser 300 Ohm. Sementra itu rheostat atau dikenal tahan geser berfungsi mengendalikan arus serta mengubah resistansi dalam suatu rangkaian&nbsp; tanpa gangguan. Untuk tegangan pada beban sebelum diberikan tahanan geser, tegangan yang terbaca pada alat ukur 12,3 Volt. Pada saat diberikan tahanan geser 10 Ohm maka tegangan menjadi 10,3 Volt, kemudian pada saat diberikan tahanan geser 90 Ohm, maka tegangan menjadi 0,3 Volt. Dari hasil pengukuran terlihat bahwa semakin besar tahanan geser yang diberikan, maka arus, tegangan, daya serta putaran motor akan semakin kecil.</p> Yasin Ardaisi Copyright (c) 2026 Yasin Ardaisi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 135 144