PERANCANGAN HOTEL BINTANG 4 DI KABUPATEN MUARA ENIM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKLEKTIK
Keywords:
perancangan, hotel bintang empat, arsitektur eklektik, rumah adat semendeAbstract
Perancangan hotel bintang 4 di Kabupaten Muara Enim bertujuan menyediakan fasilitas akomodasi yang mendukung pengembangan sektor pariwisata, bisnis, dan kegiatan formal di wilayah tersebut. Berdasarkan data eksisting, Kabupaten Muara Enim memiliki sekitar 6–8 hotel yang aktif beroperasi, dan hanya memiliki 1 hotel bintang 4 yang mampu memenuhi kebutuhan akomodasi berstandar tinggi. Sehingga masih terdapat kekurangan hotel berbintang dengan fasilitas yang memadai dan menjadi dasar perlunya perancangan hotel bintang 4 di wilayah ini. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mencakup tinjauan pustaka, studi preseden, observasi lapangan, dan analisis tapak. Perancangan menerapkan pendekatan Arsitektur Eklektik yang mengombinasikan elemen arsitektur modern dengan budaya lokal untuk menciptakan identitas bangunan yang relevan dengan konteks setempat. Lokasi tapak yang dipilih, dengan luas sekitar 1,6 hektar di persimpangan Jalan Lintas Sumatera Selatan dan Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, menawarkan aksesibilitas yang sangat baik serta potensi pengembangan kawasan yang tinggi. Hasil rancangan berupa hotel bintang 4 setinggi 8 lantai yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti 5 meeting room, coffeshop, restoran, ballroom, 2 kolam renang, gym, spa dan playground, dan fasilitas pendukung lainnya. Pada fasilitas utama yaitu kamar hotel ditempatkan pada lantai 3 hingga lantai 7 dengan jumlah kamar sebanyak 119 dengan berbagai tipe kamar seperti, superior room, deluxe room, junior suite, dan presidensial room.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cindy Novia Andini, Andy Budiarto, Ahmad Malik Abdul Aziz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





