PERENCANAAN DINDING PENAHAN TANAH (DPT) STUDI KASUS DESA EMBACANG BARU KECAMATAN KARANG JAYA
Keywords:
dinding penahan tanah (DPT), erosi tebing sungai, tipe gravitasi, stabilitas, faktor keamananAbstract
Kabupaten Musi Rawas Utara memiliki kondisi topografi yang beragam dan dilalui oleh sungai besar yaitu Sungai Rawas, sehingga beberapa wilayahnya rentan terhadap erosi dan longsoran tebing. Salah satu area yang terdampak adalah Desa Embacang Baru di Kecamatan Karang Jaya, di mana aliran sungai menyebabkan gerusan pada tebing yang dapat mengakibatkan keruntuhan, mengganggu aktivitas masyarakat serta berpotensi merusak infrastruktur di sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan tipe dan dimensi Dinding Penahan Tanah (DPT) yang sesuai dengan kondisi tanah setempat, serta menganalisis kestabilan struktur berdasarkan standar perencanaan yang berlaku. Perencanaan Dinding Penahan Tanah mengacu pada SNI 8460-2017 dan menggunakan data parameter tanah hasil pengujian lapangan. Berdasarkan analisis teknis, Dinding penahan tanah yang paling sesuai untuk kondisi geoteknik di lokasi adalah dinding penahan tanah tipe gravitasi dengan dimensi tinggi (H) 4,5 meter, lebar telapak (L) 2,5 meter, dan lebar dinding bagian atas (b4) 0,5 meter. Selanjutnya, Hasil dari analisis stabilitas menunjukkan bahwa struktur tersebut memenuhi seluruh kriteria keamanan yang dipersyaratkan. Faktor keamanan terhadap guling sebesar 4,754, terhadap geser sebesar 4,878, dan terhadap daya dukung tanah sebesar 4,782, yang semuanya lebih tinggi dari batas minimum yang ditentukan. Dengan demikian, desain Dinding Penahan Tanah yang direncanakan dinyatakan aman dan layak diterapkan sebagai solusi teknis untuk meningkatkan kestabilan tebing di Desa Embacang Baru.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Santi Sani; Yeni Trianah, Eta Meliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





