ANALISIS GEOKIMIA UNTUK MENENTUKAN POTENSI PEMBENTUKAN AIR ASAM TAMBANG (AAT) PADA OVERBURDEN BATUBARA DI PT. BUMI MERAPI ENERGI
Keywords:
PAF, NAF, AAT, NAG pH, NAPPAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pembentukan Air Asam Tambang (AAT) pada overburden batubara di PT. Bumi Merapi Energi, Lahat, Sumatera Selatan. AAT terbentuk akibat paparan udara dan air pada overburden yang mengandung mineral sulfida, sehingga membahayakan lingkungan. Untuk mencegahnya, langkah penting yang dilakukan adalah mengidentifikasi material pembentuk asam (Potential Acid-Forming/PAF) dan non asam (Non Acid-Forming/NAF). Metodologi penelitian menggunakan analisis geokimia terhadap empat sampel overburden (batulempung, batupasir, batulempung karbonan, dan batulanau) menggunakan teknik grab sampling. Sampel diuji secara statis, meliputi pH slurry, total sulfur, Acid Neutralization Capacity (ANC), dan Net Acid Generation (NAG). Klasifikasi material sebagai PAF atau NAF didasarkan pada metode Net Acid Producing Potential (NAPP) dan Net Acid Generation (NAG). Hasil pengujian menunjukkan keempat sampel batuan tergolong material PAF. Meskipun batupasir dan batulanau memiliki nilai ANC tertinggi (25,16) dibandingkan batulempung dan batulempung karbonan (12,41). Kemampuan penetralan asam yang minim berpotensi memicu terbentuknya AAT di area penelitian.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iqbal Armanda, Aprilliana, D Rizkie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





