KENYAMANAN TERMAL RUANG DALAM RUMAH TRADISIONAL ULU KOMERING DI KABUPATEN OKU TIMUR, SUMATERA SELATAN PADA IKLIM TROPIS LEMBAB
Keywords:
kenyamanan termal, rumah tradisional, iklim tropis lembap, temperatur efektif, SNI 03-6572-2001.Abstract
Kenyamanan termal merupakan salah satu indikator utama kualitas lingkungan binaan yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kesejahteraan penghuni, khususnya pada bangunan berpenghawaan alami di wilayah beriklim tropis lembap. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kenyamanan termal ruang dalam rumah tradisional Ulu Komering di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengukuran lapangan terhadap parameter suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin pada tiga periode waktu, yaitu pagi (07.00–09.00 WIB), siang (12.00–14.00 WIB), dan sore (16.00–18.00 WIB). Data dianalisis secara deskriptif-kuantitatif dan dibandingkan dengan standar SNI 03-6572-2001 serta klasifikasi Temperatur Efektif (TE) untuk menentukan zona kenyamanan termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode pagi dan sore, sebagian besar ruang berada pada zona hangat nyaman secara adaptif, sedangkan pada periode siang seluruh ruang masuk dalam zona hangat–panas dan tidak nyaman secara normatif. Meskipun demikian, rumah tradisional Ulu Komering tetap menunjukkan kinerja kenyamanan termal pasif yang cukup baik melalui mekanisme ventilasi alami dan pelepasan panas bangunan. Temuan ini memperkuat peran arsitektur vernakular sebagai model desain adaptif yang responsif terhadap iklim tropis lembab.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zulfikri, Ramadisu Mafra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





